ASUHAN KEPERAWATAN

HYPERTERMI PADA PASIEN TYPHOID

PASIEN An . F Di RUANG ANAK

RUMAH SAKIT ISLAM

BANYUWANGI


Oleh :

DIAN PRATIWI

LAILIA MAGFIROTUS SIAM

NURMA EKA AYULINAR

RIA RIZKY MAULITA

RIFQYATUS SURFI MAULA

PRODI S1 KEPERAWATAN

STIKES BANYUWANGI

2007 – 2008

TINJAUAN KASUS

Pengkajian

  1. biodata

Nama                     : An . F

Umur                     : 7 thn

Jenis kelamin         : laki – laki

Agama                   : Islam

Suku/bangsa          : Jawa / Indonesia

Alamat                  : bulusan rt 02 / rw I

Pekerjaan               : –

No . register          : 4584

Tgl MRS               : 19 Agustus 2009       pukul 10.30

Tgl pengkajian       : 21 Agustus 2009       pukul 08.00

Diagnosa medis     : typhoid

Biodata penanggung jawab

Nama                     : Ny. S

Umur                     :35 thn

Jenis kelamin         : perempuan

Agama                   : Islam

Pekerjaan               : –

Pendidikan            : –

Status perkawinan : sudah kawin

Suku/bangsa          : Jawa/Indonesia

Alamat                  : bulusan rt 02 / rw I

Hubungan dengan klien    : ibu

  1. Keluhan utama
  1. MRS

Ibu klien mengatakan sudah 2 hari badan anaknya panas naik turun .

  1. Pengkajian

Ibu klien mengatakan anaknya masih panas .

  1. Riwayat penyakit sekarang
  1. Ibu klien mengatakan anaknya panas sejak 2 hari yang lalu , anaknya panas setelah mengikuti jalan sehat , tetapi panasnya naik turun , pada mulanya ibunya mengira panas yang diderita anaknya karena kecapekan , sehingga ibu memberinya penurun panas biasa ( paracetamol ) panas yang dirasakan seperti terkena sinar matahari .Setelah diberi obat penurun panas tetapi suhu tubuhnya belum turun sehingga ibu memiliki inisiatif membewa anaknya ke RSI pada tanggal 19 Agustus 2009 pukul 10.30 , di UGD langsung mendapat penanganan dengan pemberian terapi infus , injeksi , Kemudian oleh perawat dipindahkan di ruang Alamanda 4
  2. Ibu klien mengatakan anaknya setelah dirawat da diberikan terapi obat penurun panas . suhu tubuhnya sudah turun tetapi panas lagi siang dan malam lagi tetapi setelah mendapatkan terapi obat selama 2 hari panasnya turun .
  1. Riwayat penyakit masa lalu

Ibu klien mengatakan anaknya tidak pernah dirawat jika anaknya panas . Dan jika panas hanya diberikan obat penurun panas ( parasetamol ) dari dokter , anaknya mempunyai alergi makanan udang . dan jika alerginya kambuh badannya menjadi gatal – gatal . ibu klien mengatakan anaknya pernah imunisasi . BCG mulai 0-2bln , polio 2bln , DPT 2bln , Hepatitis b 3bln , campak 9bln .

  1. Riwayat kesehatan keluarga

Dalam riwayat keluarga tidak ada yang pernah menderita penyakit typhoid , hanya anaknya saja .

  1. Riwayat psikososial & status spiritual
  1. Riwayat psikososial

Ibu klien mengatakan anaknya selalu mengeluh tentang penyakitnya , tetapi menaati peraturan RS & selalu menerima pengobatan .

  1. Aspek sosial

Ibu klien mengatakan hubungan dengan keluarga dan teman – teman cukup baik .

  1. Aspek spiritual

Pada saat sakit klien tidak dapat beribadah .

  1. Pola kebiasaan sehari – hari
  1. Pola nutrisi
  • Sebelum sakit

Ibu klien mengatakan sebelum sakit kebiasaan makannya biasa saja . makan nasi , sayur dan lauk seadanya . porsi makan 3x/hari lebih banyak minum air putih 1500ml/hari .

  • Saat sakit

Ibu klien mengatakan sejak sakit anaknya tidak mau makan dan hanya menghabiskan ¼ porsi dari makanan yang disediakan oleh RS dan lebih banyak minum air putih  .

  1. Pola aktivitas
  • Sebelum sakit

Ibu klien mengatakan aktivitas sehari – hari anaknya yaitu sekolah dan bermain .

  • Saat sakit

Ibu klien mengatakan sejak sakit anaknya tidak banyak beraktivitas hanya tidur saja .

  1. Pola istirahat
  • Sebelum sakit

Ibu klien mengatakan anaknya selalu tidur siang ±3 jam dan tidur malam ±8jam .

  • Saat sakit

Ibu klien mengatakan anaknya lebih sering tidur ±12jam/hari tetapi banyak terbangun .

  1. Pola kebersihan diri
  • Sebelum sakit

Ibu klien mengatakan anaknya mandi dan menggosok gigi 2x/hari pada pagi dan sore .

  • Saat sakit

Ibu klien mengatakan anaknya hanya diseka 2x/hari dan menggosok gigi 2x/hari pagi dan sore .

  1. Pemeriksaan fisik
  • Keadaan umum

Klien tampak lemah , mengeluarkan banyak keringat , bibir kering .

  • Tingkat kesadaran

Compos mentis : mata = 4

Verbal = 5

Motorik = 6

  • Tanda – tanda vital

Suhu          : 38,8o C

RR             : 24x/menit

Nadi          : 116x/menit

  1. pemeriksaan sistem cephalocaudal
    1. pemeriksaan kepala
  • bibir = mukosa bibir kering , cyanosis ( – )
  • lidah = tampak kotor & berwarna putih
  1. dada

normal tidak ada pengginaan otot bantu pernafasan

  1. abdomen

nyeri tekan perut bagian kanan atas

  1. pemeriksaan ekstrimitas
  • telapak tangan dan kaki berwarna kekuningan / tampak pucat .
  • terjadi kelemahan &nyeri pada otot .
  1. pemeriksaan integumen
  • kulit tampak kemerahan
  • akral panas
  • turgor baik
  • kulit lembab

10.  pemeriksaan penunjang

PEMERIKSAAN HASIL PENDERITA NILAI NORMAL
hemoglobin 11,7 L=14-18g/dl     P=12-16g/dl
Laju endap darah 23(jam I) L=0-15/jam      P=0-20/jam
leukosit 9.300/cmm 4000 – 11000/cmm
Hitung jenis -/1/1/69/23/7 1-2/0-1/3-5/54-62/25-33/3-7
Hematokrit 37% L=40-54%      P=35-47%
Trombosit 162.000/160.000/cmm 150.000-450.000/cmm
Widal – o

– H

– A

– B

Positif 1/640

Positif 1/640

Negatif

Negatif

SGOT (opt 37 o C) 84,3 u/l L=<37u/l   P=<31u/l
SGPT ( opt 37 o C) 49,5 u/l L=<42u/l   P=<32u/l

11.  Harapan klien dan keluarga

Harapan klien dan keluarga berharap segera sembuh dari penyakitnya dan segera pulang dari RS .

12.  Genogram

♂                           ♀

♂                                 ♂                                    ♀       ♂

♂(klien)

Keterangan :♂laki-laki

♀perempuan

ANALISA DATA

Nama klien : An . F

No . reg       : 4584

NO KELOMPOK DATA MASALAH ETIOLOGI
1

2

Ds : ibu klien mengatakan setelah diberikan pengobatan panasnya naik turun

Do: keadaan umum lemah

RR : 24x/menit

Nadi  : 116x/menit

Suhu : 38,8oC

Ds: ibu klien mengatakan sejak MRS hanya menghabiskan ¼ porsi & susah sekali makan

Do: keadaan umum lemah , diit hanya dimakan ¼ porsi .

Hasil lab:

Widal – o positif 1/640

– H positif 1/640

hemoglobin = 11.7

laju endap darah = 23 ( jam )

SGOT=84,3

SGPT= 49,5

Hipertermi berhubungan dengan proses infeksi

Ganguan kebutuhan nutrisi kurang dari kebutuhan berhubungan dengan intake tidak adekuat

Kuman masuk sirkulasi darah

pengeluaran endotoxin

rangsang hipotalamus

proses inflamasi

respon tubuh

hipertermi

as . lambung meningkat

mual

anoreksia

intake inadekuat

nutrisi kurang dari kebutuhan

DAFTAR MASALAH

Nama klien : An.F

No Reg : 4584

no DIAGNOSA KEPERAWATAN TGL MUNCUL TGL TERATASI
1

2

Hipertermi berhubungan dengan proses infeksi ditandai dengan keadaan umum klien tampak lemah warna kulit kemerahan , kulit lembab , Akral terasa panas , mukosa bibir kering .

Suhu : 38,8oC

Nadi : 116x/menit

RR : 24x/menit

Gangguan kebutuhan nutrisi kurang dari kebutuhan berhubungan dengan intake tak adekuat ditandai dengan keadaan umum klien tampak lemah , makan hanya ¼ porsi , mual ,

19 – 8 – 2009

19 – 08 – 2009