Wadung Indah Permai – Ereksi itu adalah anugerah Yang Maha Kuasa, berbagai cara dilakukan untuk         mendapatkan sebuah ereksi yang maksimal. Mulai dari Berolah raga secara rutin, Makan makanan yang bergizi hingga mengkonsumsi Obat-obatan semacam viagra. Namun apa jadinya kalau “Si Adek” jadi ereksi selamanya dan tidak bisa tidur lagi. Mungkin banyak dari kita yang belum mengetahui gangguan semacam ini. Pripismus, ya, Menurut ilmu kedokteran priapismus merupakan gangguan yang disebabkan oleh adanya gangguan sistem saraf yang berada pada tulang belakang. Hal biasa terjadi pada kejadian kecelakaan lalu lintas, jatuh dari pohon, terpeleset ( yang jatuh terlebih dahulu pada bagian pantat ) dan lain sebagainya. Jadi, mari kita jaga tubuh ini dan berlalu lintas yang baik, karena sebagian besar para priapismus ini merupakan korban kecelakaan lalu lintas yang salah dalam pertolongan pertama. Bisa jadi ketika terjadi fractur tulang belakang cara mengangkat korban ini salah hingga terjadi krepitasi pada sendi tulang belakang yang disitu terdapat berjuta juta sistem syaraf.

Adapun cara pengangannya, seperti yang di ungkapkan www.airahospital.org adalah sebagai berikut :

Priapismus adalah penyakit sudah berjalan lama ereksi abnormal yang disebabkan oleh menghambat aliran keluar dari darah yang penuh kavernosum (dua pembengkakan tubuh dari penis). Hal ini dapat disebabkan oleh abnormal pembekuan darah seperti penyakit ganas seperti leukemia, tetapi sering tidak ada penyebab yang jelas.

Sayangnya pasien datang terlambat ke rumah sakit dengan masalah ini karena hal itu menyebabkan rasa malu yang mendalam kepada orang yang menderita. Lebih disayangkan adalah terlalu umum penundaan oleh profesional medis yang membuang-buang waktu dengan berbagai pengobatan yang tidak efisien sebelum merujuk ke rumah sakit.

Ketika melihat awal – jam setelah debut – kondisi dapat disembuhkan dengan obat sendiri. Namun pasien di sini paling sering minta bantuan medis hanya setelah beberapa hari – atau seminggu – dan kemudian operasi adalah satu-satunya cara untuk menghilangkan kondisi menyakitkan ini. Prosedur ini sangat sederhana, tetapi tidak dilakukan oleh banyak orang.

Prinsip dasar dari prosedur adalah menciptakan aliran darah untuk terjebak dengan membuat sinus buatan (pembuka) antara dua kavernosum dan korpus spongiosum melalui glans penis. Sinus dibuat dengan menyisipkan pisau No 11 ke dalam kelenjar dan lebih jauh lebih dalam corpus cavernosum didirikan yang menonjol seperti torpedo ke dalam kelenjar di kedua belah pihak. Setelah itu lubang kecil ditutup dengan jahitan.

Bila prosedur ini dilakukan pada kasus-kasus diabaikan gumpalan darah harus dievakuasi dari korporasi dengan suction dan irigasi dengan garam. Saya menggunakan tabung sedotan yang sederhana dan jarum suntik yang besar untuk tujuan itu. ( di terjemahkan melalui google translate )

untuk melihat gambar operasi klik disini

Iklan