Kawah Ijen, wisata dengan jalan rusaknya

Hari ini : selasa 16 maret 2010

Kawah ijen merupakan salah satu dari banyak tempat kunjungan wisata di daerah Kab. Banyuwangi. Kawah ijen terkenal dengan penambang  batu belarang dan panorama kawahnya yang luas dan tersohor hingga ke manca negara. Jadi tidak di pungkiri bahwa kawah ijen merupakan tempat wisata yang akan dijadikan agenda perjalanan wisata baik muda mudi maupun keluarga. Banyak dari mahasiswa maupun yang telah bekerja menjadikan kawah ijen sebagai tempat kunjungan wisata disela – sela hari libur mereka.

Pada hari ini juga saya dengan sang kekasih melakukan perjalanan ke kawah ijen. berbekal pengalaman saya dari tahun lalu kalau perjalanan dari rumah sampai ke Pal Tuding di perkirakan akan sampai dalam waktu 2 jam. Maka kami pun berangkat dari rumah jam 09:00 WIB dan perkiraan akan sampai di atas sekitar jam 11:00. Bekal yang kami bawa tidak banyak, hanya membawa seperangkat kompor portable, panci, beras , mie instan dan air ( pastinya ).

Jalan-jalan pedesaan yang kami lewati menuju ijen memang berbeda dengan tahun lalu, pada tahun 2008 jalan di daerah Licin agak berlubang tapi kini telah di benahi dengan aspal Hotmix. Perjalanan kami langsungkan dengan hati yang mantap bahwa pastinya jalan di atasnya mungkin juga di benahi seperti jalan di daerah Licin. Namun, perkiraan kami salah yang menganggap jalan di perkebunan cengkeh juga di perbaiki. Kami kebut sepeda kami dengan kecepatan 40 km/jam di depan kami tiba – tiba ada jalan yang rusak parah. Akhirnya kami pun berjalan pelan-pelan, dalam pikiran kami pelan-pelan asal sampai tujuan. Ternyata aspal buruk ini masih awal dari aspal yang lebih buruk lainnya. setelah berkendara selama 15 menit kami menjumpai jalanan yang tidak layak di lewati oleh sepeda motor yang kami tunggangi.

Sampai sini kamipun mulai ragu – ragu untuk melanjutkan perjalanan. tapi dengan semangat ’45 kami tetap melanjutkan perjalanan dan sambil berharap kami bisa sampai ditujuan. Jalan berlubang kami libas dengan tenaga penuh. Tiba-tiba tangan saya, dengan sekuat-kuatnya menggenggam rem, di depan mata nampak jalan berbatu yang sangat-sangat sudah tidak dapat dikatakan sebagai jalan

ini benar-benar sangat disayangkan, jalan ini sangat2 parah.

Obyek wisata andalan banyuwangi yang di agung-agungkan dan tersohor hingga manca negara tapi jalannya rusak parah. Jika anda yang membaca artikel saya ini, datang ke Kawah ijen dengan mengendarai motor maupun mobil harap waspada dan membawa ban cadangan. Dan jika anda membawa motor matic sebaiknya tidak berboncengan di jalan berbatu tersebut. Pengalaman saya, mesin motor matic honda vario saya hingga keluar asap karena tidak kuat membawa beban, hingga tempat Roller CVT mesin berbunyi.

Dalam benak saya pun mulai was – was untuk melanjutkan perjalan ini, hingga sampai tanjakan tercuram yang ada tulisan himbauan ” pindah ke gigi 1″ kami turun dari motor. dengan tenaga sisa kami melangkah hingga sampai di atas. Namun jalan rusak ini tidak ada habisnya malah TAMBAH RUSAK PARAH !!!!!!. sampai sini akhirnya kami memutuskan untuk  tidak melanjutkan perjalanan. karena Motor Vario saya tidak kuat lagi di ajak untuk menanjak hingga mesinnya mengeluarkan bunyi yang tidak enak di dengar dan mengeluarkan asap serta bau sangit.

Untung saja sang kekasih mau mengerti dengan keadaan motor, dan kami pun tetap senang walaupun tidak puas sampai Kawah ijen. saya tidak dapat membayangkan jika melanjutkan perjalanan nanti kondisinya seperti apa, mungkin bisa lebih parah dari ini, atau bahkan motor akan mogok dan tidak dapat di naiki. Tapi kami tidak kapok dengan kondisi seperti ini, mungkin nanti saya akan kembali ke sini setelah jalannya diperbaiki sepenuhnya.

Dalam perjalanan pulang kami berhenti di pos untuk sekedar istirahat dan melupakan kekecewaan sambil memasak air untuk menyeduh kopi

tawon madu

” Kepada Bupati Banyuwangi ” kami sampaikan pesan, bagaimana Banyuwangi ini mau maju jika panorama wisatanya tidak terawat dan terjaga dengan baik. Kawah Ijen kebanggaan masyarakat Banyuwangi dan sebagai penopang sebagian hidup rakyat sekitar, Sarana Transportasi jalan raya Rusak parah. Tidak dipungkiri bahwa investor dan wisatawan akan mengurungkan  niat untuk datang ke Kawah Ijen karena jalannya rusak parah. Padahal jika Pemerintah Banyuwangi mau mengeluarkan sebagian anggaran dana untuk memperbaiki jalan-jalan di obyek wisata maka sektor pariwisata Banyuwangi akan mendapatkan banyak keuntungan lebih dari anggaran yang telah dikeluarkan.

Iklan